Makanan Pemicu Gangguan Lambung

Makanan pemicu gangguan lambung,- Sering bersendawa, perut kembung dan rasa tidak nyaman usai makan adalah gejala dari gangguan lambung. Gangguan lambung seringkali disebabkan oleh pola makan yang tidak baik. Hal ini bisa saja dipicu oleh jenis makanan itu sendiri yang memang dapat menyebabkan gangguan lambung atau juga diakibatkan pengolahan maupun penyimpanan yang tidak tepat. Makanan pemicu gangguan lambung diantaranya makanan berlemak, makanan berbumbu, makanan asam, dll.

Makanan Pemicu Gangguan Lambung

1). Makanan berlemak

Makanan tinggi lemak, termasuk yang digoreng dapat meningkatkan gejala asam lambung. Makanan berlemak memakan waktu lebih lama untuk larut dalam tubuh, sehingga bertahan di perut untuk jangka waktu lama.

Akibatnya, tubuh secara otomatis menghasilkan asam lambung ekstra untuk membantu pencernaan. Perlu diketahui bahwa terlalu banyak makan juga akan menyebabkan keterlambatan dalam pencernaan dan akan merangsang lambung untuk mengeluarkan asam lebih.

2).Makanan berbumbu

Makanan asia seperti indonesia, india, china dan thailand terkenal gurih karena menggunakan banyak rempah. Meskipun ada beberapa orang yang mampu makan banyak makanan pedas, tapi ada pula yang tidak tahan terhadap pedas sehingga mudah mengalami gangguan pencernaan, diare, mulas, terutama setelah makan besar.

3).Makanan asam

Tidak semua orang mampu makanan asam seperti tomat, jeruk dan cuka. Bagi mereka yang sensitif akan mudah mengalami mulas atau sakit perut. Adapun minuman yang mengandung kafein seperti teh dan soda tergolong asam. Bagi anda yang memiliki perut sensitif, alangkah lebih baik harus mengurangi makanan dan minuman asam atau harus menghindari makanan dan minuman asam tersebut.

4).Tomat

Tomat bisa menyebabkan iritasi kerongkongan, yang menyebabkan gejala refluks asam, mulas atau membuat lebih buruk. Rasa asam pada tomat ini bisa merangsang produksi asam ekstra pada pencernaan pada perut.

Akibatnya, asam bisa kemblai ke kerongkongan, mem[erparahkerongkongan sensitif, bahkan bisa merusak lapisan kerongkongan. Tomat yang dikemas dalam bentuk saus atau pasta juga bisa memiliki pengaruh yang sama bagi mereka yang memiliki masalah gangguan lambung.

5).Peppermint

Di balik manfaatnya,  peppermint bisa menyebabkan gejala peningkatan mulas. Efek ini muncul dari semua makanan mengandung mint, seperti teh peppermint, bahkan permen karet dan permen peppermint pereda hidung tersumbat.

Mint meningkatkan kemungkinan refluks asam karena melemaskan otot yang terletak di ujung kerongkongan, sehingga membuat asam dari perut kembali ke pipa makanan.

6).Kacang-kacangan

Kandungan oligosakarida dapat menghasilkan gas di usus. Oligosakarida merupakan sejenis gula kompleks yang terdiri dari molekul besar bagi usus kecil. Selain itu, tubuh tidak dapat memecah gula kompleks ini karena tidak memiliki enzim untuk melakukannya.

7).Brokoli

Para ahli menyebutkan bahwa brokoli adalah sayuran yang memproduksi gas. Bagi mereka yang memiliki gangguan pada usus besar, brokoli dapat menyebabkan gangguan lambung dan perut. Makanan berserat larut, yang tidak rusak hingga mencapai usus besar, ini juga mengandung raffinose, gula kompleks yang menghasilam gas seperti pada kacang-kacangan.

8).Kubis

Kubisa adalah sayuran sehat yang bisa dinikmati kapan pun tanpa mengenal musim. Namun setali tiga uang dengan brokoli, sayurang ini juga bisa menyebabkan perut kembung yang menyakitkan. Cobalah hindari konsumsi makanan ini untuk mengurangi rasa kembung di perut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar